lucu2

Kamis, 23 Februari 2012

Fanatik V-day

Bulan februari identik dengan V-Day (Valantine days). Apalagi setiap tanggal 14 februari , seluruh kawula muda merayakan V-day. Dihari special moment ini banyak orang mengungkapkan rasa cintanya terhadap pasangannya. Fenomena saat ini kawula muda mempraktikannya dengan cara-cara yang tidak bermoral.  Mereka merayakan hari itu dengan beramai-ramai mengunjungi  tempat-tempat rekreasi dan pusat-pusat perbelanjaan dengan pasangannya masing-masing. Bahkan mereka merayakan hari itu dengan saling berkirim kartu, coklat dan bunga, saling bertukar pasangan, saling curhat, pesta makan-makan,  minum-minum (pesta miras), berdansa bersama bahkan yang lebih keji adalah melakukan pesta seks bersama. Na’udzu Billah!
Dewasa ini, tidak jarang kita jumpai dalam perayaan Valentin terdapat pergaulan bebas antar lain jenis. Bila perayaan Valentin itu dirayakan secara massal (jamaah), biasanya acara yang paling ditunggu oleh mereka adalah Love Lottery (undian cinta). Para wanita yang ada dicatat namanya di kertas, lalu dimasukkan ke botol atau tempat yang lain. Lalu kaum pria melakukan undian. Siapa yang keluar namanya, berarti ia menjadi pasangan pria yang mendapat undian tersebut. Kemudian mereka bercengkeramah dan berdansa dengan pasangan masing-masing sesuai hasil undian. Minuman beralkohol atau narkoba biasanya menjadi yang ketiga bagi masing-masing pasangan. Ketika mereka sudah mabok atau setengah teler, acara dilanjutkan dengan berdua-duaan. Di pojok yang remang-remang atau di kamar yang telah disiapkan.
Inilah penyimpangan serius dalam merayakan hari kasih sayang. Di Filipina misalnya, pernah mengadakan lomba ciuman selama 10 detik dalam rangka merayakan Valentin. Dan pesertanya saat itu sebanyak 5.300 pasangan. Bagi mereka Valentin tidak sekadar hari kasih sayang, tapi merupakan hari yang tepat untuk “Kasih Yayang”, atau mengasih orang yang dicintainya (yayang) apa saja yang diinginkannya. Termasuk memberikan keperawanan bagi si wanita, atau menghilangkan keperjakaan bagi si pria. Hari Valentin dijadikan sebagai ajang pelampiasan syahwat dan momentum untuk bermaksiat. [http://avrilend.wordpress.com]
Tidak hanya itu dengan perayaan valentine pun di manfaatkan oleh para pedagang untuk menjual pernak-pernik valentine seperti halnya di  Pasar Kembang Kalisari. Bebungaan itu didasarkan secara provokatif, mepet di tepi jalan. Beda dari yang biasa, bunga-bunga merah jambu khusus dijajakan pedagang untuk menyambut Valentine’s Day, hari kasih-sayang. Pedagang memanfaatkan betul moment Valentine’s Day untuk menuai laba.  ’’Lumayan buat sambilan. Apalagi sekarang ini yang beli tanaman sepi,’’ kata Diah Vita (19), pedagang bunga
Sebagai bisnis sambilan, menjual bunga valentin cukup menjanjikan. Banyak pembeli yang membutuhkan bunga untuk merayakan hari kasih sayang itu. Berapa keuntungan yang didapat dari jualan bunga valentin? Secara pasti, Diah tak bisa menyebutkan. Namun dia memberi gambaran, untuk setiap kuntum rata-rata Rp 3.000. Jika jumlah bunga yang dijual Diah mencapai ratusan, hitung sendiri 
besarnya laba yang didapatkan. Itu belum termasuk keuntungan dari pernak-pernik valentin yang lain [http://www.suaramerdeka.com]
Alasasan  kawula muda merayakan  V-days itu mereka sebut sebagai “Hari Kasih Sayang”, yang sering mereka pergunakan untuk menyebutnya sebagai hari anak muda. Padahal sebenarnya sudah jelas-jelas dari asal-usulnya itu budaya non muslim.  Dalam buku yang berjudul The World Book Encyclopedia, vol.20 (1993) menggambarkan banyak versi mengenai Valentine days, yang secara ringkas seperti yang disebutkan dibawah ini.
Perayaan Lupercalia adalah serangkaian upacara pensuciandi masa Romawi kuno (pada 13-18 februari). Dua hari pertama, dipersembahkan untuk dewi cinta (Queen of Feverish Love) Juno Februata. Pada hari itu para pemuda mengundi nama-nama gadis di dalam kotak. Lalu setiap pemuda mengambil nama secara acak  dan gadis yang namanya keluar harus menjadi pasangannya selama setahun untuk bersenang-senang dan menjadi objek hiburan. Pada tanggal 15 februari, mereka meminta perlindungan dewa Lupercalia dari gangguan srigala, selama upacara ini, kaum muda mencambuk orang dengan kulit binatang dan para wanita berebut untuk dicambuk, karena anggapan cambukan itu akan membuat mereka menjadi lebih subur.
Ketika agama Kristen katolik masuk ke Roma, mereka mengadopsi upacara ini dan mewarnainya dengan nuansa kristiani, antara lain mengganti nama-nama gadis dengan nama-nama paus atau pastor. Diantara pendukungnya adalah kaisar Constatine dan Paus Gregory I. (lihat : The Encyclopedia Britannica, vol. 12, sub judul : Christianity). Agar mereka lebih dekat lagi pada ajaran Kristen, pada tahun 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi kuno ini menjadi perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada tanggal 14 Februari (lihat : The World Book Encyclopedia 1998).
Selanjutnya, The Catholic Encyclopedia vol.xv sub judul St.iga nama Va Valentine, menuliskan ada tiga nama Valentine yang mati pada tanggal 14 februari. Seorang diantaranya dilukiskan sebagai orang yang mati masa Romawi. Namun demikian, tidak pernah ada penjelasan tentang siapa “St. Valentine” dimaksud, juga dengan kisahnya yang tidak pernah diketahui ujung pangkalnya karena tiap sumber mengisahkan cerita yang berbeda.
itulah sejarah singkat tentang Valentine days yang sebenarnya. Tidak ada kaitannya dengan “Kasih Sayang”, lalu kita masih juga menyambut hari itu? Adakah hari itu hari yang istimewa? Adat? Atau hanya ikut-ikutan semata tanpa mengetahui asal muasalnya
Wahai Intelektual Muslim
Masihkah kita berdiam diri saja melihat kondisi para generasi penerus kita adalah mereka yang telah menjadi korban pergaulan bebas yang tidak dibentengi oleh ketakwaan dan kurangnya pemahaman islam dalam mengatur kehidupannya. Sebagai generasi seorang muslim, kita sudah seharusnya  hati-hati sebelum mengikuti tren. Takut kita terhanyut dalam kebiasaan atau budaya umat lain. Allah SWT. Berfirman “Dan janganlah kamu apa yang kamu tidak mempunyai pengetahuan tentangnya. Sesungguhnya, pendengaran, penglihatan dan hati, semuanya akan dimintai pertanggung jawabannya.” (QS. Al-Israa : 31)
Tidakkah kau sedih melihat mereka yang kini terkubur oleh limangan kesenangan fatamorgana dunia? Fakta diatas bisa saja terjadi disekitar lingkungan kita. Maka masihkah kita hanya asyik memikirkan diri sendiri tanpa memikirkan orang lain(red.individualis)?
Jauh sebelumnya islam telah mengingatkan kita bahwasanya “Siapa saja yang bangun pagi hari dan ia hanya memperhatikan masalah dunia(nya), maka orang tersebut tidak berguna apa-apa disisi Allah, dan siapa saja yang tidak memperhatikan urusan kaum muslimin, maka ia tidaklah termasuk golongan mereka”. (HR. Thabrani, dari Abu Zharr Al ghifari, Al Hakim).
Oleh karena itu, mari kita pelajari dan pahami Islam secara Kaffah agar kita menjadi intelektual muslim yang sesungguhnya dimana para intelektual yang menerapkan Islam didalam pergaulannya sehari-hari sehingga tidak lagi meniru/tasyabuh  kebiasaan dan budaya orang kafir. Saatnya katakan tolak V-day. (dari berbagai sumber)

Rabu, 19 Oktober 2011

Untukmu Pemuda: Jadilah Pemuda LUAR BIASA!!!!!

Wahai para pemuda.... Jawablah pertanyaan ini :
Engkau habiskan untuk apa masa mudamu?
wahai para pemuda... ingatlah hadits ini:
"Tidak akan bergeser kaki Anak Adam (manusia) pada hari kiamat nanti di hadapa Rabbnya sampai ditanya tentang lima perkara: umurnya untuk apa dihabiskan, masa mudanya unutk apa dihabiskan, hartanya darimana dia dapatkan dan dibelanjakan untuk apa harta tersebut, dan sudahkah beramal terhadap ilmu yang telah ia ketahui." (HR. At-Tirmidzi)
Wahai para pemuda... inilah sosok-sosok yang harus engkau ikuti:
Pembela kebenaran dan pemberani seperti Umar bin Khathab juga Abdullah bin Zubair
penghancur kebatilan seperti Ibrahim as.
menjaga kehormatan dirinya seperti Yusuf as.
berilmu dan berwawasan luas seperti Ali bin Abi Thalib
berakhlak mulia dan mengabdikan hidup sepenuhnya untuk islam seperti Rasulullah saw.

mereka adalah... sosok-sosok LUAR BIASA....
orang-orang yang gelisah, resah dan marah
ketika melihat kemungkaran dan kedzaliman berada di puncak tertinggi
sementara kebenaran ada dibawah telapak kaki
pemuda yang pantang menyerah.
tak goyah berjuang demi tegaknya kalimat Allah di muka bumi, waktu, raga ini harus mati
sosok yang tak henti mencari ilmu dan tak lelah beramal mewujudkan janji ilahi

mereka bukanlah,
orang-orang yang mengejar kesenangan
menghabiskan waktu untuk hawa nafsu
BUKAN!!!!!

wahai para pemuda ketahuilah....
masa muda masa yang sangat riskan, untuk itu jaga diri dan kuatkan iman
masa muda cuma sekali, jadikan diri ini luar biasa dan berarti
menjadi hamba Allah yang mengabdi
turut berjuang menjemput janji Allah SWT
khilafah At-Tsaniyah ala minhajin nubuwah yang akan segera tegak kembali......

muslimah